BONE – Puluhan anggota geng motor diamankan petugas
Polres Bone yang bekerjasama dengan Satpol PP dibantu personel Polisi
Militer, saat akan tawuran antarkelompok. Seorang diantaranya membawa
senjata tajam.
Para anggota geng motor itu diamankan di dua
tempat, yakni Jalan Makmur dan Jalan Andi Pangerang Watampone, Kecamatan
Tenete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Diduga, aksi tawuran
dipicu kesalahpahaman saat balapan liar pada malam sebelumnya.
“Saat
akan diamankan, meraka berusaha melarikan diri. Namun berhasil
diamankan. Satu di antaranya membawa senjata tajam berupa parang,” kata
Kasatpol PP Bone, Dray Febrianto di lokasi.
Saat dilakukan
pengamanan, sambungnya, sempat terjadi kericuhan karena seorang oknum
TNI tidak terima anaknya diamankan. Beruntung, sejumlah petugas Polisi
Militer yang ikut dalam pengamanan tersebut langsung menenangkan pria
itu. “Diberikan penjelasan, kalau anaknya diamankan karena disinyalir
akan ikut aksi tawuran,” tambahnya.
Sementara itu, pembawa
senjata tajam yang diketahui bernama Agus, membantah sebagai pemilik
senjata tajam yang dibawanya. Dia mengaku hanya memegang senjata
tersebut sesuai perintah temannya.
“Saya awalnya menolak ikut tawuran. Namun teman-teman memaksa untuk gabung,” kata Agus.
Kini, puluhan anggota geng motor bersama sepeda motornya langsung dibawa ke Mapolres Bone untuk dimintai keterangan lebih lanjut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar